Tiga Strategi Memenangkan Persaingan Bisnis

Berbicara tentang strategi bisnis, tidak terlepas dari definisi strategi itu sendiri. Dalam perspektif persaingan bisnis, strategi itu adalah memilih dimana kita bermain (where to play) dan menentukan bagaimana cara Anda bisa memenangkan permainan itu (how to win). Menentukan dimana Anda bermain (where to play) itu maksudnya adalah bahwa agar Anda bisa memenangkan permainan, maka langkah awal Anda menentukan dimana Anda mau bermain. Penentuan arena permainan di bisnis, tentu saja dilandasi oleh banyak pertimbangan. Anda tentu menginginkan menang dalam permainan itu, sehingga dalam menentukan dimana Anda bermain tidak sembarangan. Anda masuk ke sebuah arena pertempuran bukan dengan tujuan menjadi hewan buruan yang menjadi sasaran empuk para pemburu. Sehinga dalam menentukan dimana Anda bermain harus diikirkan masak-masak. Misalnya Anda ingin berbisnis pakaian. Kira-kira bisnis pakaian jenis apa dan dengan target market siapa yang akan Anda bidik ?

Setelah Anda menentukan dimana Anda bermain (where to play), maka langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana cara Anda memenangkan permainan itu (how to win). Kali ini saya ingin membahas berkenaan dengan bagaimana cara Anda memenangkan permainan (how to play). Topik pembahasan tentang stratgy memenangkan persaingan bisnis tidak bisa dilepaskan dari teori yang disampaikan oleh Michael Porter. Dia menyatakan bahwa untuk memenangkan persaingan bisnis, Anda harus memiliki keunggulan bersaing yang dia sebut dengan competitive advantage. Setidaknya ada tiga macam competitive advantage yang beliau sampaikan, yaitu:

  1. Be cost leadership

Jika Anda ingin memenangkan persaingan bisnis, maka jadilah perusahaan yang bisa memberikan produk dengan harga yang murah. Harga murah bukan berarti murahan. Anda tetap harus memperhatikan standart kualitas dari sudut pandang konsumen. Yang dimaksud dengan harga murah disini adalah perusahaan bisa menyediakan produk dengan harga yang murah dibandingkan dengan kompetitor yang menyediakan produk sejenis. Kemampuan perusahaan menyediakan produk dengan harga murah ini disebabkan karena perusahaan mampu membuat struktur biaya produksi atau penyediakan barang dengan cost yang serendah-rendahnya.

Anda bisa bayangkan, dua perusahaan yang menyediakan barang yang sama kualitasnya, namun yang satu bisa memberikan harga yang lebih murah, kira-kira konsumen akan memilih produk yang mana ? Tentu saja konsumen akan berbondong-bondong membeli produk yang harganya lebih murah.

Strategi menjual produk harga murah jangan disalah artikan dalam prakteknya. Staretegi harga murah biasa diterapkan oleh banyak usaha dengan cara menurunkan harga, sehingga menggerus marginnya. Ketika margin kecil, perusahaan akan sulit untuk tumbuh. Jika Anda tidak mampu menyediakan produk dengan harga murah, jangan dipaksakan. Anda tidak harus meniru startegy perusahaan yang benar-benar bisa menyediakan produk dengan harga murah karena skala ekonomisnya dalam produksi. Gunakan strategy lainnya , yaitu

2. Differentiate

Jika Anda tidak mampu bersaing di harga, misalnya karena Anda masih pemula di bisnis dan tidak bisa memproduksi atau menyediakan barang dengan harga murah, maka gunakan strategy differensiasi. Differensiasi adalah startegy memenangkan hati pelanggan dengan cara menyediakan produk atau layanan yang ada pembedanya dibanding dengan kompetitor. Pembeda ini ada banyak jenisnya. Yang pada intinya pembeda ini bernilai bagi konsumen dan menjadikan konsumen lebih memilih Anda dibandingkan dengan kompetitor.

Perlu Anda sadari dan Anda ketahui, bahwa semua produk yang ada didunia ini, termasuk produk komoditi, itu bisa didifferensiasi. Artinya semua produk bisa diberi pembeda sehingga konsumen menjadi lebih memilih produk ini dibanding produk kompetitor. Anda tinggal mencari faktor-faktor pembeda yang bisa Anda sematkan di penawaran produk Anda, misalnya kemasan, ukuran, story, penawarannya, pembayarannya, dan sebagainya. Di artikel lainnya, insyaAllah saya akan bahas secara khusus berkaitan dengan differensiasi ini

3. Focus on a niche

Niche dalam bahasa Indonesia biasa diartikan dengan ceruk pasar. Niche adalah target market spesifik yang bisa Anda layani dengan baik dan menguntungkan jika Anda fokus ke niche tersebut. Lebih baik Anda fokus melayani ceruk pasar atau target market spesifik, dibanding dengan melayani pasar yang luas (mass market). Misalnya saja Anda adalah produsen busana dan semua orang membutuhkan busana. Maka pilihlah target market yang lebih sempit (niche) agar Anda bisa memenangkan persaingain, misalnya pakaian bayi, pakaian muslim, baju hamil, dan sebagainya

Memilih niche tertentu yang spesifik, bisa menjadikan Anda lebih mudah memenangkan persangan, karena biasanya sebuah niche tertentu itu lebih sedikit pesaingnya. Bahkan jika Anda bisa mencari niche-nhice yang belum ada pemainnya, maka Anda bisa lagsung menjadi ‘juara’ dan mendominasi pasar. Lebih hebat lagi, jika Anda bisa membuat kategori baru di niche tersebut, maka dari sisi branding Anda akan lebih mudah memenangkannya. Misalnya saja Anda produsen busana, dengan membidik segmen busana bayi. Anda menciptakan kategory baru yaitu busana bayi yang dilengkapi dengan mainan (misalnya).

Itulah tiga strategy memenangkan persaingan menurut Michael Porter. Para ahli lain banyak meenyampaikan berbagai macam teori. Nanti lain waktu akan saya tulis juga di blog ini.

Semoga bermanfaat..

 

#FreeWriting9

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top