Jangan Mudah Tergoda Dengan Bisnis Lain !

Satu “penyakit” yang muncul seiring dengan pertumbuhan bisnis adalah ketidakmampuan si owner untuk fokus. Inilah paradox sebuah perjalanan bisnis. Disaat bisnis butuh konsentrasi, tiba-tiba akan muncul banyak peluang bisnis lain yang menggoda.

Maka jangan heran tatkala Anda menemukan seorang pebisnis yang lagi naik daun bisnisnya, namun tiba-tiba di kemudian hari bisnisnya gagal. Bukan karena bisnisnya jelek, melainkan karena dia tergoda untuk membuka bisnis lain diluar core bisnis yang sebenarnya sudah jalan. Ia berharap dan berlaku seperti konglomerat yang memiliki banyak jenis bisnis. Hanya sayangnya, alih-alih menjadi konglomerat yang sukses, bisnisnya menjadi bisnis yang nanggung dan tidak ada yang berhasil. Seorang konglomerat yang sukses memiliki banyak bisnis yang berhasil. Sementara pelaku usaha yang meniru tadi, jangankan menjadi konglomerat, bisnisnya tidak ada yang berhasil. Bisnisnya boleh banyak, tapi semua tidak layak disebut bisnis yang berhasil.

Parahnya lagi, akibat tidak bisa fokus menjalankan bisnis, maka bisa ditebak arah bisninya menjadi tidak jelas. Lambat laun bisnisnya akan gagal satu per satu karena tidak dikelola dengan baik.

Hal inilah yang menjadi salah satu bentuk kekhawatiran saya saat ini. Berbagai peluang bisnis lewat di depan mata, seolah menggoda untuk segera dijalankan. Bayangan menjadi konglomerat sukses yang memiliki banyak bisnis terus menggelayut di benak. Keinginan untuk memulai bisnis baru terus menggelora.

Satu-satunya sikap yang tepat menghadapi hal ini tidak lain adalah menahan diri dan selalu waspada dengan berbagai godaan tersebut. Sungguh menjadi kesalahan besar tatkala mengorbankan bisnis yang sudah jalan, untuk mengejar bisnis lain yang belum tentu bisa berhasil

Mengalihkan konsentrasi dari mengelola bisnis utama ke bisnis lain saya anggap sebagai kesalahan besar. Karena membangun dan mengembangkan bisnis butuh konsentrasi yang tinggi. Menjadikan bisnis sukses butuh fokus. Jika konsentrasi dan fokus beralih ke yang lain, maka bisa dipastikan pengelolaaan bisnis tidak optimal lagi. Siapakah yang akan memikirkan kesuksesan bisnis Anda, jika bukan Anda. Bisa saja Anda mendelegasikan bisnis Anda kepada orang lain, namun Anda pasti sudah tahu hal-hal apa saja yang bisa didelegasikan pada fase awal pertimbuhan bisnis. Tanggung jawab pengembangan bisnis yang masih unyu-unyu belum bisa Anda delegasikan kepada orang lain

Jika keinginan Anda untuk memulai bisnis lain dilatarbelakangi oleh kemauan untuk lebih banyak penghasilan, maka sebenarnya itu bisa Anda dapatkan di bisnis utama Anda yang sudah jalan. Bisnis Anda bisa Anda kembangkan menjadi besar dengan banyak cara, dan itu tentu akan memberikan Anda imvome yang lebih besar pula. Misalnya Anda menambah produk baru untuk segmen yang sama, membidik segmen yang lain, membuka di daerah lain, menambah kategory produk yang berdekatan dengan kategory sebelumnya,  dan sebagainya.

Akhir kata, saya hanya ingin mengingatkan diri saya sendiri dan Anda yang kebetulan memiliki posisi yang sama. Bahwa inilah yang disebut paradox. Disaaat bisnis Anda membutuhkan konsentrasi penuh untuk pengembangan dan pertumbuhan, akan muncul banyak peluang bisnis baru yang kelihatan menggiurkan. Karena itu berhati-hatilah. Tetap fokus kepada bisnis Anda. Besarkan bisnis Anda sebesar-besarnya. Jangan mudah beralih ke bisnis lain, sebelum bisnis Anda benar-benar sukses!

Namun jika godaan bisnis lain benar-benar tidak bisa Anda tepis, ada cara lain yang biasa saya lakukan. Saya akan membuka bisnis baru dengan cara kerjasama dengan orang lain untuk mengelola bisnis baru tersebut. Sehingga, saya masih tetap bisa konsentrasi dan fokus untuk mengembangkan bisnis utama saya sebelumnya.

Ingat selalu prinsip bisnis yang berlaku abadi…. yaitu FOKUS !

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top