Hati-Hati Dengan Media Sosial

Beberapa tahun belakangan ini, media sosial menjadi salah satu media menjadi primadona kita semua. Di awal tahun 2017 lalu, saya membahas data-data berkenaan dengan aktivitas masyaratat di internet melalui acara saya di Niaga TV, UKM GO ONLINE. Salah satu topik yang dibahas adalah berapa banyak waktu yang digunakan oleh masyarakat Indonesia di media sosial. Sungguh mencengangkan, bahwa ternyata awal tahun 2017 rata-rata waktu yang dihabiskan masyarakat Indonesia di media sosial adalah lebih dari tiga jam dalam sehari. Ini sungguh waktu yang banyak. Data itu juga sudah mengalahkan durasi waktu yang digunakan untuk menonton tv saat ini. Dalam hati saya bertanya, apa saja yang dilakukan mereka di media sosialnya ? Apakah yang dilakukan itu memberikan manfaat bagi dirinya ? Apakah yang dilakukan itu bisa meningkatkan kesejahterannya ? ataukah waktu yang tiga jam sehari itu hanya sia-sia belaka ?

Secara pribadi saya sampai saat ini juga menggunakan sosial media. Durasi per hari juga lumayan banyak. Memang harus saya akui, saat mengguakan sosial media saya banyak menemukan godaan-godaan yang mengarah kepada pemborosan waktu. Godaan itu merangsang saya untuk terus memelototi akun medsos yang saya miliki. Mulai dari informasi politik, informasi yang lagi viral, gambar teman kita yang lagi rekreasi atau hanya sekedar umpatan kasar para buzzer yang kurang beradap. Namun setelah saya renungkan, akankah saya menjadi bagian dari mereka yang menghabiskan waktu tiga jam per hari itu dan tidak mendapatkan manfaat apa-apa ? Saya mulai khawatir itu bisa terjadi. Dan jika demikian itu, alangkah ruginya hari-hari yang saya lalui

Jalan yang saya tempuh akhirnya adalah saya mulai membatasi aktivitas penggunaan sosial media. Ikon aplikasi media sosial yang paling banyak menyita waktu, semisal facebook, mulai saya jaukan dari jari-jemari dengan cara menaruhnya di halaman ketiga dari hp saya. Terus terang saya masih banyak mengguakan sosial media, namun bukan untuk hal-hal yang sia-sia. Saya menggunakan sosial media untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat, antara lain iklan bisnis saya, untuk dakwah, untuk komunikasi dengan teman-teman, untuk mendapatkan informasi yang berguna dan sebagainya. Yang pasti menggunakan media sosial hanya untuk yang bermanfaat dan bisa membantu mewujudkan apa yang saya inginkan. Saya membayangkan waktu tiga jam sehari, sebagaimana kebanyakan orang. untuk akses media sosial itu waktu yang panjang. Jika waktu itu sia-sia tanpa hasil, maka betapa ruginya saya.

Akankah Anda menjadi bagian dari mereka yang sia-sia dalam menggunakan media sosial ? Saya harap jangan. Waktu tiga jam sehari bisa Anda gunakan untuk aktivitas lainnya yang lebih bermanfaat. Atau jika Anda masih ingin tiga jam di sosmed, maka ubahlah aktiviatas di sosmed menjadi aktivitas bermanfaat, misalnya bisnis, dakwah, berjejaring, silaturrahmi, dan sebagainya. Jangan biarkan media sosial sekedar menggerogoti umur Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top