Berapa Banyak Buku Yang Anda Praktekkan Tahun Ini ?

Sering kali ukuran keberhasilan sebuah pembelajaran dihitung secara kuantitas dengan pertanyaan: “Berapa banyak buku yang sudah Anda baca tahun ini ?”. Pertanyaan ini biasa digunakan untuk mengukur seberapa serius seseorang untuk menjalankan proses pembelajaran untuk kemajuan bisnisnya.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa membaca buku menjadi salah satu habit yang wajib dilakukan jika seseorang ingin sukses dalam memulai dan mengembangkan bisnis. Semua pasti sepakat dengan hal ini. Hanya sayangnya, tidak semua orang mampu menjalankannya.

Alhamdulillah, saya termasuk orang yang suka membaca buku sejak SMP. Bahkan saking senangnya membaca buku, pernah suatu ketika waktu SMA, saya kehabisan uang karena semua uang sudah saya belanjakan untuk membeli buku. Padahal waktu itu saya tinggal ngekos di sebuah masjid yang jauh dari rumah. Akhirnya perut sering kelaparan akibat salah mengatur uang gara-gara kebiasaan lebih mementingkan buku. Peristiwa “kelaparan” ini sering terulang waktu kuliah di Universitas Brawijaya Malang,  dimana saya juga “ngekos” di masjid

Kembali ke topik kita kali ini ya….

Riset yang banyak beredar menunjukkan bahwa habit para CEO top dunia yang layak ditiru adalah kebiasaan mereka membaca buku, setidaknya satu buah buku per minggu. Sehingga dalam setahun, sekitar 50 buku dilahapnya.

Kebiasaan membaca buku secara rutin dengan kuantitas total dalam setahun sekitar 50 buku, tentu adalah kebiasaan yang baik. Hanya saja perlu dipertanyakan secara pribadi ke diri kita masing-masing, apa sih sebenarnya tujuan Anda membaca buku itu ? Hanya sekedar habit atau ada tujuan lain yang lebih esensial untuk kesuksesan bisnis Anda ?

Jika tujuan hanya sekedar habit tanpa ada tujuan yang lebih mendalam, ini sungguh disayangkan.

Saran saya, sebelum menetapkan buku apa yang Anda baca, maka langkah awal yang harus Anda tetapkan adalah menentukan tujuan Anda membaca buku ? Baru setelah jelas tujuan dari membaca buku, Anda boleh menetapkan jenis dan judul buku yang akan Anda baca

Bagi pebisnis, tidak ada tujuan yang lebih keren dalam membaca buku, selain untuk meningkatkan pertumbuhan bisnisnya. Ini berlaku untuk buku-buku bisnis yang Anda baca. Adapun kalau Anda berminat membaca buku-buku yang lain, misalnya buku agama, maka tujuannya tentu lain lagi

Ketika Anda sudah menetapkan apa tujuan membaca buku tersebut, maka langkah selanjutnya tentu saja menentukan buku apa saja yang layak Anda baca. Ada ribuan jenis buku bisnis dengan berbagai kategori. Dengan menentukan apa tujuan Anda membaca buku.  maka Anda akan lebih mudah memilih buku yang mana yang akan mengisi hari-hari Anda di tahun ini

Alasan mendasar mengapa Anda perlu menetapkan jenis buku apa yang layak Anda baca adalah agar Anda bisa menjalankan apa yang Anda baca di bisnis Anda. Sehingga kegiatan membaca Anda bukanlah sekedar kegiatan mengisi waktu kosong belaka.

Pada akhirnya, Anda segera bisa secara langsung memprantekkan apa yang Anda baca. Sehingga pertumbuhan bisnis Anda akan sangat terbantu dengan kegiatan membaca Anda

Bayangkan jika Anda tidak menetapkan tujuan dari kegiatan membaca. Anda bisa jadi akan memilih buku secara acak dan Anda tidak akan termotivasi untuk mengembangkan bisnis Anda. Aktivitas membaca Anda hanya menjadi aktivitas harian tanpa guna, selain bertambahnya ilmu bisnis. Dan biasanya, saat Anda merasa banyak ilmu, beban mental akan sangat mengganggu tatkala Anda tidak berdaya untuk menjalankan ilmu tersebut. Karena ilmu sebenarnya untuk dipraktekkan, bukan disimpan di otak. Jika ilmu hanya disimpan di otak dan tanpa dipraktekkan, rasa bersalah akan tumbuh.

Ketika Anda sudah menerapkan strategy ini, maka pertanyaan yang tepat untuk aktivitas membaca Anda bukan lagi : “berapa banyak buku yang Anda baca tahun ini?”. Melainkan pertanyaan yang lebih menyengat ,”Berapa banyak buku yang Anda praktekkan di bisnis Anda ?”

Anda bisa merasakan bedanya, kan? Bacalah buku yang akan Anda praktekkan !

#FreeWriting29

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top