Belajar Puluhan Taktik dan Strategi Bisnis Handal di Rumah Anda

Puncak dari tujuan sebuah strategi bisnis adalah bagaimana Anda bisa memenangkan persaingan. Dan kalau boleh jujur persaingan sesungguhnya bukan terjadi di pasar atau di lokasi Anda berbisnis. Persaingan sesungguhnya ada di benak konsumen afau pelanggan. Jadi, Anda bisa dianggap memenangkan persaingan tatkala produk Anda menjadi pilihan customer, dibanding produk kompetitor

Anda adalah contoh nyata dari seorang konsumen atau pelanggan dari sekian banyak produk yang ada di rumah Anda. Ada berapa jumlah produk yang pernah Anda beli di rumah Anda ? Saya yakin ada ratusan, bahkan ribuan aneka macam produk. Mulai dari produk murah, seperti sabun mandi, sampai produk yang harganya sangat mahal, misalnya mobil. Mulai dari produk tanpa merek, hingga produk mewah bermerek.

Coba Anda perhatikan dari produk-produk yang pernah Anda beli. Jika Anda serius untuk belajar strategy bisnis, maka Anda tidak perlu jauh-jauh belajar. Anda juga tidak perlu membaca ratusan buku strategy bisnis, yang membutuhkan banyak waktu dan kadang malah membuat Anda bingung. Cukup dengan mengamati aneka macam produk yang pernah Anda beli di rumah Anda, dan Anda akan tahu puluhan taktik dan strategy bisnis yang terbukti berhasil

Goal utama dari sebuah strategy bisnis tidak lain adalah bagaimana Anda bisa memenangkan persaingan dan menjadi pilihan konsumen. Dari sini Anda bisa belajar strategy bisnis dengan bertanya kepada diri sendiri, “Mengapa Anda membeli sebuah produk dengan merek tertentu atau dari orang tertentu, dan tidak memilih yang lainnya ?” Jawaban dari pertanyaan itu pada dasarnya adalah bentuk taktik dan strategi yang digunakan oleh perusahaan yang menjual produk tersebut.

Misalnya saja, mengapa Anda lebih memilih produk mebel merek A, yang ada di rumah Anda, dan tidak memilih mebel merek B. Bisa jadi alasannya adalah karena mebel A lebih murah, atau berkualitas atau perusahaannya lebih lama berdiri sehingga Anda lebih percaya.

Misalnya lagi, mengapa Anda membeli pakaian merek C, dan tidak merek D. Boleh jadi alasan Anda karena merek C lagi tren modelnya, atau bahannya lebih nyaman.

Nah… jika di rumah Anda ada ratusan produk yang sudah Anda beli, Anda bisa menggunakan pertanyaan yang sama. Mengapa Anda membeli produk itu dan tidak yang lainnya. Jawaban untuk satu produk boleh jadi tidak cuma satu saja. Misalnya alasan Anda membeli beras merek A di warung sebelah adalah harga lebih murah, pelayanan lebih ramah, penjualnya adalah saudar sendiri, dan lebih bisa dipercaya. Tidak masalah jika alasan tersebut lebih dari satu, karena justru memberikan Anda banyak ide taktik dan strategy bisnis

Saya sendiri mencoba mendaftar beberapa alasan mengapa saya membeli produk yang ada di rumah. Mengapa saya membeli produk ? Ini sebagian daftarnya :

  1. Harga lebih murah
  2. Kualitas lebih baik
  3. Tempat lebih nyaman
  4. Kemasan lebih menarik
  5. Lagi trend
  6. Terkenal
  7. Brand kuat
  8. Lebih terpercaya
  9. Lebih berpengalaman
  10. lebih ramah
  11. Lebih cepat
  12. Meyakinkan
  13. Lebih banyak
  14. Karena rekomendasi teman
  15. Ada hadiahnya
  16. Satu-satunya yang menjual atau memproduksi
  17. Ada testimoni meyakinkan
  18. Punya orang terkenal
  19. Model terbaru
  20. Mudah belinya
  21. Ingin dianggap lebih baik dari yang lain
  22. dan sebagainya

Di atas adalah contoh taktik dan strategy bisnis yang bisa Anda tiru dan terapkan di bisnis Anda. Jika Anda sudah berpengalaman membeli ribuan produk dalam hidup Anda, maka sebenarnya Anda bisa belajar banyak taktik dan strategy bisnis langusung di lapangan dan terbukti berhasil.

Selamat mencoba

#FreeWriting17

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top