Membangun Kesabaran di Jakarta
Membangun Kesabaran di Jakarta
Aug 08Sudah satu bulan ini saya tinggal di Jakarta. Semula saya hidup 14 tahun di Malang Ada beberapa perbedaan pola hidup antara Jakarta dan Malang yang saya rasakan. Misalnya saja, di Jakarta anak sekolah dan pekerja libur di hari sabtu. Dengan begitu waktu bersantai dengan keluarga bertambah banyak. Dan ini sangat menyenangkan. Di Jakarta jam kantor rata-rata mulai pukil 8 hingga 5 sore. Berbeda dengan di Malang yang hanya sampai jam 3 atau 4 sore. Tapi dengan sabtu libur, saya pribadi sangta enjoy. Walaupun dari sisi bisnis, saya kurang sreg…
Perbedaan mencolok lainnya, di Jakarta pastilah macetnya. Kalau di Malang jarang atau bahkan tidak pernah macet. Paling-paling berhenti sebentar di lampu merah. Kalau di Jakarta… Jangan Tanya deh. Terasa sepanjang jalan kayak ada lampu merahnya. Macetnya tidak dalam hitungan menit, tapi bisa berjam-jam.
Di Jakarta memang tidak semua area macet. Seperti perjalanan dari rumah ke kantor saya yang jaraknya 40 km, bisa ditempuh dalam waktu hanya sekitar 25 menit. Perjalanan ini menggunakan tol lingkar luar Jakarta, yang relative selalu lancar. Tapi kalau ditempuh dengan tol dalam kota, bisa 2.5 jam… Macet merambat.
Jangan dibayangkan tol di Jakarta mobil selalu dalam kecepatan 100 km / jam. Kalau tol dalam kota Anda akan banyak macetnya, atau kalau jalan 10 km/jam. Bahkan sering macet total, misalnya kalau ada kecelakaan atau pejabat lewat, dsb.
Untuk kemacetan ini…. Hmmm saya harus meningkatkan kesabaran…Bagi Anda yang tinggal di Malang dan sering marah-marah karena kemacetan lumpur Lapindo saat ke Surabaya, bersabarlah. Itu tidak ada apa-apanya dibanding kemacetan yang setiap hari dialamai warga Jakarta
Perbedaan lainnya antara Jakarta dan Malang adalah masalah gaya hidup. Terlebih jika Anda hidup di lingkungan orang berada. Banyak dari mereka yang hidup diluar kemampuan mereka. Atau bisa dikatakan sebagian besar penghasilannya digunakan untuk membiayai gaya hidupnya. Mungkin Jakarta dekat kalangan artis kali ya… ????
Untuk yang ini…. Hmmm saya juga harus bersabar dan memegang prinsip. Dan saya sadar, masing-masing orang memang memiliki tujuan financial yang berbeda-beda.
Di Jakarta seolah segalanya ada. Godaan dalam bentuk apapun lebih mudah menjangkau kehidupan Anda. Kalau tidak hati-hati, kita bisa dengan mudah terjerumus dalam kesalahan hidup. Untuk yang ini…. Kesabaran pasti dibutuhkan
Ya… hidup memang harus selalu sabar
No related posts.

